Hikz..hikz..
Tahun baru yang menyedihkan.
Uang tabungan saya baru saja terkuras untuk hal-hal yang menjadi akibat dari keteledoran saya sendiri.
Gagal deh rencana beli baju batik baru, secara ini satu2nya atasan batik yang saya punya :

baju batikku
upgrade ram juga gagal,, hikz,,,,
eits! tapi saya harus tetep bersyukur! Iya, saya mau mulai mengamalkan nasihat pak Agfi (dosen multimedia saya di Ilmu Komputer UGM yang multifungsi, hehe,,) yang selalu bilang kalau kita lebih baik mensyukuri segala keberlimpahan yang diberikan-Nya daripada meratapi hidup.
Karna dengan mensyukuri keberlimpahan, InsyaAllah kita akan mendapat lebih banyak keberlimpahan dan kebahagiaan. Amin Amiiinn!!!
Jadi yah,, begitulah, kisah saya dimulai,,
Mulai tahun 2009 saya sudah tidak bisa lagi menikmati akses gratis Indosat M2 dengan kecepatan 3,6 Mbps. (Gratis soalnya di sponsorin sama om saya! hahhhaahhaa)
Kenapa begitu? tebak hayo,, silahkan pilih satu dari 5 6 option tebakan berikut:
a. “Akses tidak memuaskan ya?”
b. “Udah bosen?”
c. “Mau pindah provider ya?”
d. “Hhhmm, ni kayaknya udah ga mampu bayar,,”
e. Semua jawaban salah
f. Semua jawaban benar
Jadi jawaban yang bener itu ya,, jelas yang f lah, semua benar!
a. Beneran, di bulan-bulan akhir saya pake jasa IM2, akses dan pelayanannya ga memuaskan banget. Mulai dari kecepatan yang bisa turun n tiba-tiba jadi lambaaat banget padahal katanya pembagian bandwidthnya single canal untuk single user. Harus diingat kalau saya berlangganan yang kecepatan up to 3,6 Mbps sodara-sodara! dengan harga yang sangat mahal pula!! dengan kuota hanya 1,2 GB perbulan!! bayangkaann!!!
Selain akses yang kurang memuaskan, saya juga terbentur di permasalahan kontrak penggunaan modem im2 ini.
Cerita sedikit lah, jadi kurang lebih 18 bulan yang lalu saya mulai berlangganan internet pascabayar im2 dengan paket YOU! yang katanya berkecepatan up to 3,6 Mbps (ternyata emang cuma Up To) dengan kuota 1,2 GB perbulan.
nah,, kebetulan waktu saya mulai berlangganan itu, sedang ada promosi berlangganan im2, gratis modemnya. Tapi syaratnya customer harus berlangganan minimal 18 bulan dengan deposit awal 2,5juta rupiah.
Berhubung dulu tu duid lancar, jadi ya sok (langsung -bhs sunda) aja gitu saya setuju. Tapi bodolnya saya, saya tidak begitu memperhatikan isi kontrak, dan saya tidak meminta kopian dari kontrak tersebut.
Masalah mulai kelihatan waktu sponsor saya mulai seret dan akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi pemakaian im2 setelah kontrak selesai (18 bulan, which is harusnya selesai bulan ini).
Ketika saya menyampaikan maksud saya kepada customer service im2 cabang Kotabaru Yogyakarta (namanya mbak Coory, menurut om saya yang seleranya tinggi dia cuantik loh!
) si CS itu malah bilang kalau kontrak saya baru habis bulan Juli 2009 karna kontrak saya dengan im2 24 bulan.
WAAAAKKKZZ!!! ga terima laah, gila aja! duid dah ga ada, kena tipu lagi! mana bisa!!!
yah,, intinya saya tetep keukeuh memperjuangkan hak modem saya dengan kontrak 18 bulan itu. Walau akhirnya masalah kontrak itu belum selesai, saya tetap memutuskan untuk berhenti berlangganan. (Mau gimana lagi, sudah tidak ada biaya untuk bayar.. hukzhukz,,)
b. Iya saya bosen, lha wong kecepatannya kelas keong gitu! tapi diluar alasan kecepatan itu, saya bisa bilang, “Bosen gundulmu! ini ni internet gratisan ya, orang gila kamu kalo bisa bilang bosen sama barang gratisan yang mahal kayak gini!!”
c. Iya, saya mau pindah provider, seandainya ada sponsor yang mau mbayarin saya internetan pake provider lain yang lebih oke..
d. Jawaban paling benarr!!
Karna memang alasan utama saya berhenti pakai M2 ini adalah sponsor utama saya sudah tiada mampu membiayai internet super duper mahal, 388rb sebulan! (sudah termasuk materai dan ppn)
e. Salah semua kalo ada hukum negasi yang mengenai pernyataan tebakan diatas. hahhhaahhha,,
Begitulah sodara-sodara, mulai taun 2009 saya bakal jadi salah satu pecinta berat wifi MIPA selatan.
Mungkin juga, ini akan menjadi salah satu resolusi saya di tahun yang baru.
Tapi resolusinya bukan jadi pecinta wifi MiLan! Yang pasti salah satu resolusi saya adalah harus bisa mendapat akses internet di rumah lagi. Mbuh opo kui carane. hehhehhe..
Doakan ya teman-temaaann!!
AMIINNN!!!

