Cuti Solat

..intro : Well, sebenernya postingan ini sudah saya buat draftnya sejak saya sedang liburan di Jakarta bulan Juli yang lalu.
Tetapi karena di sana saya rada susah untuk dapet koneksi internet, akhirnya tersimpanlah draft ini sampai barusan aja saya iseng buka2 folder di komputer.
Saya baca, wah ternyata oke juga ni pengalaman buat dibagi sama temen2. Berbau-bau religius ni, jadi harus dibaca dengan hikmat! …

Pernah ga kamu mikir, pengeen banget bisa menjadi seorang muslim tanpa harus solat,,
Saya pernah!!
Hmm ya, mungkin untuk beberapa orang yang baca ini akan mengadakan kontroversi sendiri, mo gabung sama saya yang pernah merasakan hasrat seperti itu, di lain pihak mengatakan saya ini manusia yang kafir gara2 pernah punya pikiran kayak gitu.
Yah mau gimana lagi. Saya ini kan hanya Manusia Biasa. Wajar saja koq menurut saya seorang manusia mendapat godaan dan bisikan2 dari syaitan yang bisa membuat keimanannya menurun drastis,,, seperti trombosit yang turun saat terserang demam berdarah.
Yup, saya mau pengakuan dosa di sini. Beberapa kali, ketika saya sedang melakukan sesuatu yang menurut saya sangat asyik hingga ingin waktu dihentikan sejenak agar semuanya tetap seperti yang saya inginkan, tiba-tiba,,, “wah! jam setengah 3 ! belum solat dzuhur ! Ya Allah,,, tapi ini lagi asyik banget, aduuhhh,,,, bisa ga sih cuti sekaliiii ajjaaaa,,,”
Hahahahhaaa!
Dasar manusia.
Padahal sebenernya saya kan juga selalu mendapat cuti tiap bulannya, 1 minggu pula. Tapi , masih kurang juga. Hhhh…
Allah SWT memang maha mendengar dan mengetahui. Rupanya Ia memberi saya apa yang selama ini selalu saya tawar dengan-Nya (cuti beribadah solat).
Dan apa yang terjadi sodara-sodara?
Saya sama sekali tidak merasa ini adalah ide yang baik dan bukan suatu hal yang baik pula.
Kurang lebih seminggu setelah saya pulang ke Jakarta untuk berlibur, ada hal yang ga beres menyerang tubuh saya. Siklus haid bulanan terganggu, dan hal itu terjadi dengan sedemikian rupa hingga bisa dibilang bukan sesuatu yang wajar. (Hoohhoo, ga mungkin juga kan saya jelasin ada apa sebenarnya,, malu gitu! ^,^).
Siklus haid saya bulan ini maju seminggu dari biasanya dengan ketidakwajaran. Hmm,, dan akhirnya setelah waktu haid yang seharusnya tiba which is ketidakwajaran udah terjadi seminggu, saya periksa ke dokter. Dokter bilang, kondisi saya hanya sedang drop. Tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan. Dan akhirnya setelah diberi obat, haid saya kembali seperti semula. Viuh,,, Dan anda tau arti itu semua sodara2??? Saya diberi cuti 2 minggu oleh-Nya! Seminggu dengan ketidaknormalan, dan seminggu lagi yang memang hak saya sebagai seorang wanita tulen.
Saya dapat memetik hikmah dari itu semua. Rupanya saya sudah sangat lancang memohon sesuatu yang hanya bagus menurut saya, tanpa memikirkan apa akibatnya dan bahkan tidak tahu apakah yang bagus menurut saya itu memang hal yang bagus dan semestinya untuk diri saya.
Astaghfirullahal’adzim..
Ketika akhirnya Allah memberi dan mengabulkan apa yang pernah saya minta , yang berasal dari sekedar keluhan, saya justru merasakan bahwa hal tersebut membuat saya begitu takut. Saya menjadi tidak dapat lagi berdoa secara langsung, memohon di dalam solat saya kepada-Nya untuk menyembuhkan ketidaknormalan haid yang saya alami. Saya baru benar-benar bisa merasakan, kalau Solat itu adalah suatu hal yang sangat nikmat dan memberi ketenangan.
Bagaimana bisa saya pernah sangat jahat berpikiran bahwa solat itu mengganggu apa yang saya kerjakan, sedangkan Allah tidak pernah memberi kemungkaran pada umatnya yang sedang Solat, bahkan Ia justru memberi nikmat yang besar kepada kita?
Ya Allah,,, lagi-lagi saya hanya bisa beristighfar.
Mensyukuri kembali bahwa Allah masih mau mendengar doa saya, hambanya yang sangat lancang. Memberi saya kenormalan kembali. Dan InsyaAllah, setelah haid saya ini telah selesai, saya dapat kembali solat, beribadah dan bermanja-manja dalam doa kepada-Nya.
Subhanallah.
Walaupun saya masih sangat buanyak kekurangan dan kemunafikan di dalam hati, paling tidak hari ini Allah kembali menunjukkan kepada saya, bahwa Ia menyayangi semua umatnya, bahkan yang seperti saya ini. Huhuhu,,, saya sangat sedih, malu, terharu..

Advertisements

8 thoughts on “Cuti Solat

  1. aul aul…
    ck ck ck…
    hebat jg kamu posting gini…
    aku jg pernah males solat ul…
    saya ngaku…ahahahaha…
    tapi hbs itu ngerasa bersalah buangeeeeet !!!

  2. @ aday
    wah, ati2 kamu day, klo aku kan dikasih penyakit berkaitan dengan kewanitaan,
    klo kamu kena penyakit kelaki-lakian,,
    hmm,,,

    kayak apa ya jadinya,,,
    😀

  3. Kalo laki2 sih hukumnya haram sholat ketika belum mandi junub setelah mimpi basah. Jadi, bisa dijadiin alasan untuk ga sholat karena belum mandi. He..he.. apalagi kalo ditahan untuk ga mandi selama 2 hari, kan bisa cuti 2 hari juga. Ha..ha..ha..

    Mollie… tambahin link ku yaw..
    ayip.omongkosong.com

  4. hahahah…gw pernah sebulan dapetnya 😆 dan pernah dua bulan sama skali gak dapet :mrgreen:

    kalo kepikiran moslem tanpa solat sih gak pernah, tapi kalo males solat pernah, tapi gw slalu berharap kalo solat boleh kutekan 😆

Leave your tread here please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s